Pecahnya Perang Langka

Bingkai Sepekan: Pecahnya Perang Langka Israel-Palestina

Pecahnya Perang Langka Israel-Palestina -. Brigade Al Qassamm, sayap militer Hamas, melancarkan serangan ke Kota Haifa, Israel dengan menggunakan roket R-160. Berdasarkan informasi dari Angkatan Darat Israel, senjata tersebut berasal dari wilayah utara Gaza.

Menurut data yang di peroleh dari Statistica, roket R-160 merupakan roket yang masuk ke dalam 15 arenal roket yang di gunakan Hamas balik buatan Iran , Suriah maupun Hammas sendiri sejak 2021. R-160 merupakan roket buatan Hamas .

Dikutip dari Detiknet, Penamaan R-160 ini di dasari dari jarak jangkau yang dapat di tempuh roket tersebut yaitu 160 km. Dalam arsenal roket buatan Hamas, R-160 menjadi roket yang memiliki jarak tempuh paling jauh.

Selain Itu , Hamas juga masih memiliki roket dengan jarak tempuh lebih dari R-160 yaitu M302 buatan Suriah.

Menurut pakar isu keamanan dan pertahanan. Akram Kharif, Hamas telah menunjukan kemajuaan dari yang awal nya hanya mendapat selundupan senjata di awal 2000-an seperti di lansir dari TRT World, Jumat (13/10/2023).

Pecahnya Perang Langka Israel-Palestina

Pecahnya Perang Langka

Baca Juga : https://www.kontessaban.com/terungkap-intel-as-di-israel-juga-gagal-deteksi-serangan-hamas/

Kemampuan roket Hamas dimulai dari mengimpor roket dari Iran dan Suriah. Roket tersebut merupakan roket Fajr yang memiliki jangkauan hingga 40km hingga 75 km.

R-160 menjadi roket hasil pengembangan Hamas pada 2016. Sebelumnya Hamas juga mengembangakan roket Q-12 dan Q-20 sebagai roket jarak pendek dan A-120 dan J-19 sebagai roket jarak menengah.

“Hamas pertama kali nya mengembangkan Roket Q-12 dan Q-20 dengan jarak pendek antara 12 km dan 20 km. Pada 2016, mereka memproduksi roket R-160 yang dapat mencapai target sejauh 160 km. Selain itu ada roket A-120 dan J-19 masing masing memiliki jangkauan 120 km dan 90 km yang paling banyak di gunakan untuk serangan artileri dan serangan terhadap Tel Aviv dan kota kota lainnya”, Ungkap Kharif

Perang Pecah bermula ketika Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ke israel pada sabtu (7/10) pagi waktu setempat (Izz el-Deen al Qassam Brigades). Hamas mengerahkan militannya di dekat jalur Gaza. Serangan itu di namai Operasi Badai Al Aqsa dengan meluncurkan lebih dari 5.000 roket ke wilayah Israel.

Aksi itu jadi serangan mematikan sejak serangan Mesir dan Suriah dalam perang Yom Kippur 50 tahun lalu. Dilaporkan korban jiwa dalam serangan itu mencapai 700 orang , dengan puluhan lainnya di sandera.

Iron Dome milik Israel di laporkan gagal membendung roket yang di siapkan Hamas. Padahal , rudal itu di klaim sebagai salah satu sistem pertahanan udara paling efektif di muka bumi. Hamas mengklaim 5.000 roket di luncurkan dalam 20 menit . Serangan ini juga di sebut sebagai ke gagalan intelejen.